![]() |
| Nasi Pecel Madiun Mbak Nina - Jalan Walikota Mustajab |
Surabaya.LensaNuswara.my.id || Bagi pecinta kuliner di Surabaya, nama Jalan Walikota Mustajab mungkin identik dengan deretan kedai sate kelapa. Namun, terselip di antara riuhnya pusat kota, terdapat satu destinasi sarapan legendaris yang membawa cita rasa asli lereng Gunung Wilis ke Kota Pahlawan: Nasi Pecel Madiun Mbak Nina.
Jejak Sejarah: Resep Turun-Temurun
Nasi Pecel Mbak Nina bukan sekadar warung makan karbitan. Berawal dari kecintaan keluarga terhadap resep tradisional khas Madiun, Mbak Nina membawa warisan bumbu kacang rahasia keluarganya ke Surabaya. Sejak pertama kali dibuka, tempat ini konsisten menjaga kualitas bahan, terutama pada komposisi sangrai kacang dan racikan daun jeruk yang menjadi kunci aroma pecel Madiun yang khas.
Lokasi yang Strategis
Berlokasi di Jl. Walikota Mustajab, Surabaya, warung ini menjadi titik temu strategis bagi para pegawai kantoran, pesepeda pagi, hingga wisatawan. Letaknya yang berada di area pusat pemerintahan dan bisnis menjadikannya primadona saat jam sarapan hingga makan siang. Meski berada di tengah kota yang padat, akses menuju lokasi ini sangat mudah dijangkau.
Eksplorasi Rasa: Pedas, Gurih, dan Segar
Apa yang membuat Pecel Mbak Nina berbeda? Jawabannya ada pada tekstur sambal kacangnya
* Bumbu Pecel: Memiliki keseimbangan antara rasa manis, gurih, dan pedas yang pas. Tekstur kacangnya tidak digiling terlalu halus, memberikan sensasi *crunchy* di setiap suapan.
* Sayuran Segar: Menggunakan kombinasi klasik berupa tauge, kangkung, kacang panjang, dan yang paling penting: kembang turi serta lamtoro (petai cina) yang memberikan rona rasa pahit-segar yang autentik.
* Lauk Pauk: Pilihan lauknya sangat beragam, mulai dari empal daging yang empuk, paru goreng renyah, lidah sapi, hingga sate telur puyuh dan tempe goreng hangat.
Keunikan: "Pincuk" dan Rempeyek Legendaris
Keunikan utama yang dipertahankan adalah penyajiannya yang menggunakan daun pisang (pincuk). Aroma daun pisang yang terkena nasi hangat memberikan dimensi rasa tambahan yang tidak bisa didapatkan dari piring keramik biasa.
Selain itu, Rempeyek di sini terkenal sangat tipis dan renyah, dengan taburan kacang atau teri yang melimpah. Tak jarang, pelanggan membeli rempeyek secara terpisah untuk dibawa pulang sebagai camilan.
Suasana: Hangatnya Kebersamaan
Suasana di Nasi Pecel Madiun Mbak Nina sangat kental dengan nuansa *humble* dan merakyat.
"Makan di sini berasa makan di rumah sendiri. Antreannya panjang tapi pelayanannya sangat cepat dan ramah," ujar salah satu pelanggan setia.
Meja-meja kayu sederhana dan interaksi akrab antara staf dengan pelanggan menciptakan atmosfer yang hangat. Tempat ini adalah bukti nyata bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat spesial di tengah gempuran kafe kekinian.
Tips Berkunjung:
* Datang Lebih Awal: Jika ingin menikmati lauk yang lengkap seperti empal atau paru, disarankan datang sebelum pukul 09.00 WIB.
* Parkir: Karena lokasinya di bahu jalan protokol, pastikan Anda memarkir kendaraan dengan rapi sesuai arahan petugas parkir setempat.
Bagi Anda yang merindukan sarapan berat dengan cita rasa tradisional yang jujur, Nasi Pecel Madiun Mbak Nina di Walikota Mustajab adalah perhentian yang wajib dikunjungi. Satu porsi pincuk kebahagiaan siap menyambut pagi Anda di Surabaya.


