GIANYAR.LensaNuswara.my.idPersebaya Surabaya tampil perkasa dalam laga bertajuk Derby Jawa Timur melawan Arema FC pada pekan ke-30 Liga Super Indonesia 2025/2026. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa sore, 28 April 2026, tim berjuluk "Bajul Ijo" sukses menghancurkan "Singo Edan" dengan skor telak 4-0.
Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang rekor tak terkalahkan Persebaya atas Arema FC sejak tahun 2019, tetapi juga menjadi pembuktian strategi jitu pelatih Bernardo Tavares di babak kedua.

Susunan Pemain

Kedua tim menurunkan skuad terbaiknya dalam laga yang dipimpin oleh wasit Thoriq Alkatiri.

Arema FC : Andrian Casvari (GK); Hansamu Yama Pranata, Gabriel Silva, Leo Guntara, Johan Alfarizi; Betinho, Arkhan Fikri, Jayus Hariono; Dendi Santoso, Dalberto, Joel VinĂ­cius.

Persebaya Surabaya: Andhika Ramadhani (GK); Risto Mitrevski, Koko Ari Araya, Mikael Tata, Catur; Francisco Rivera, Gilson Costa, Toni Firmansyah; Bruno Moreira, Jefferson Silva, Mihailo Perović.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama: Kebuntuan Singo Edan dan Bajul Ijo

Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi pertandingan sudah terasa tinggi. Arema FC yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, pertahanan rapat yang digalang Risto Mitrevski dkk membuat upaya Arema sering kandas di lini tengah. Persebaya pun beberapa kali melancarkan serangan balik, namun hingga turun minum, papan skor tetap menunjukkan angka 0-0.

Babak Kedua: Ledakan Francisco Rivera

Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares melakukan perubahan taktik yang signifikan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-49. Francisco Rivera memecah kebuntuan setelah memanfaatkan umpan matang dari Mihailo Perović untuk merobek gawang Arema yang dijaga Lucas Frigeri.

Tertinggal satu gol membuat Arema FC keluar menyerang, namun hal ini justru meninggalkan celah di lini belakang. Pada menit ke-76, Persebaya mendapatkan hadiah penalti. Meski eksekusi awal Bruno Moreira sempat ditepis, Jefferson Silva dengan sigap menyambar bola muntah (rebound) untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Hanya berselang enam menit, tepatnya menit ke-82, Francisco Rivera mencatatkan *brace* setelah menyelesaikan skema serangan balik cepat yang dibangun oleh Mikael Tata. Pesta gol Bajul Ijo ditutup pada menit ke-86 melalui aksi emosional mantan pemain Arema, Mikael Tata, yang melepaskan tendangan keras ke pojok gawang mantan klubnya.

Man of the Match: Francisco Rivera

Gelandang serang asal Meksiko, Francisco Rivera, layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini. Selain mencetak dua gol (*brace*), Rivera menjadi motor serangan utama yang terus merepotkan barisan pertahanan Arema sepanjang babak kedua.

Klasemen Akhir (Hingga 28 April 2026)

Kemenangan besar ini membawa Persebaya merangsek naik ke papan atas di posisi 5 dengan poin 48 , sementara Arema FC tertahan di papan tengah bawah.

Analisis Singkat:

Persebaya menunjukkan efektivitas luar biasa di babak kedua dengan mencetak 4 gol hanya dari sedikit peluang bersih. Bagi Arema FC, kekalahan ini menjadi evaluasi besar karena mereka gagal menang dalam 11 pertemuan terakhir melawan rival abadi mereka tersebut.