Ticker

6/recent/ticker-posts

Paskah Penuh Kuasa di Surabaya: GBT Kristus Ajaib Rayakan HUT ke-16, Jemaat Alami Sukacita dan Rasa Syukur

 

SURABAYA.LensaNuswara.my.id – Momen Paskah 2025 menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi jemaat Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Kristus Ajaib Surabaya. Dalam satu ibadah yang penuh makna, jemaat tidak hanya merayakan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, tetapi juga memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 gereja dengan suasana sukacita yang bercampur rasa syukur, Minggu (5/4/2025).

Bertempat di Jl. Kapas Madya 2/12 Surabaya, ibadah berlangsung khidmat sejak awal hingga akhir. Nuansa penyembahan yang mendalam membawa jemaat masuk dalam perenungan akan kasih dan pengorbanan Kristus, sekaligus merayakan kemenangan-Nya atas maut, sebuah kemenangan yang menjadi sumber pengharapan bagi setiap orang percaya.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Widi dari Bukit Hermon, dengan dasar renungan kebangkitan Yesus memberikan dampak yang besar bagi orang percaya. Dalam penyampaiannya yang penuh kuasa, ia menegaskan bahwa kebangkitan Kristus adalah realitas yang hidup, bukan sekadar perayaan tahunan.

 “Banyak orang datang kepada Tuhan dengan hati yang penuh beban, seperti para perempuan yang datang ke kubur. Tetapi kabar kebangkitan mengubah segalanya. Hari ini, kuasa yang sama masih bekerja—mengangkat, memulihkan, dan memberi hidup yang baru,” tegas Pdt. Widi.

Ia juga menantang jemaat untuk hidup dalam kuasa kebangkitan, bukan dalam ketakutan atau keputusasaan.

Puncak sukacita terjadi saat prosesi tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun ke-16 gereja. Suasana berubah menjadi penuh kehangatan dan keharuan, ketika jemaat menyadari perjalanan panjang penyertaan Tuhan dalam pelayanan GBT Kristus Ajaib.

Gembala Sidang, Pdt. Titus Purwoto, menyampaikan rasa syukur mendalam atas kesetiaan Tuhan selama 16 tahun perjalanan gereja.

 “Kami menyadari, sampai hari ini gereja ini berdiri hanya karena kemurahan Tuhan. Di tengah berbagai tantangan, Tuhan tetap setia. Kami percaya ke depan, Tuhan akan membawa gereja ini menjadi alat-Nya yang lebih besar untuk menjangkau jiwa-jiwa,” ungkapnya penuh haru.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan jemaat yang dengan sukarela mempersiapkan seluruh rangkaian acara sebagai wujud kasih dan kebersamaan.

Ibadah kemudian ditutup dengan ramah tamah yang penuh keakraban. Tawa, pelukan, dan ucapan syukur menjadi gambaran nyata dari kasih Kristus yang hidup di tengah jemaat.

Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bukti bahwa kuasa kebangkitan Kristus nyata bekerja, mengubahkan kehidupan, mempersatukan jemaat, dan menyalakan kembali harapan di tengah setiap pergumulan.