deskripsi gambar

Halal Bihalal Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog 2026: Dari Macapat hingga Doa Lintas Iman, Hangatkan Kebersamaan


Surabaya.penabersayap.com || Nuansa budaya, spiritualitas, dan persaudaraan berpadu dalam gelaran Halal Bihalal Kebudayaan 2026 Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog yang digelar pada Senin (30/03/2026) malam. Acara ini menjadi potret harmoni yang hidup di tengah masyarakat, menghadirkan kehangatan lintas generasi dan lintas iman.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini diawali dengan nembang macapat oleh Ibu Asih, menghadirkan suasana syahdu dan sarat filosofi Jawa. Lantunan tembang tradisional tersebut seolah mengajak para hadirin merenungi nilai kehidupan, sekaligus membuka acara dengan sentuhan budaya yang kental.

Setelah itu, seluruh undangan berdiri dan bersama-sama menyanyikan lagu nasional “Padamu Negeri”, memperkuat semangat kebangsaan dalam bingkai kebudayaan.

Memasuki sesi sambutan, Ketua Panitia Romo Anwar Zein menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

“Melalui acara ini, kita diajak untuk kembali merawat seduluran, saling memaafkan, dan menjaga warisan budaya yang menjadi jati diri kita bersama,” ujar Romo Anwar.

Senada dengan itu, Ketua Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog, Choirul Anam, menyampaikan rasa syukur atas soliditas komunitas yang terus terjaga.

“Seduluran ini bukan hanya ikatan, tetapi juga amanah. Kita punya tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai luhur agar tetap hidup dan memberi makna,” ungkap Choirul Anam.

Dipandu oleh MC kondang Cece Eva, jalannya acara berlangsung hangat dan penuh interaksi. Puncak kekhidmatan tercermin saat digelar doa lintas iman, yang menjadi simbol kuat toleransi dan persatuan dalam keberagaman.

Usai doa, seluruh undangan berdiri dan saling berkeliling untuk berjabat tangan, saling bermaaf-maafan dengan tulus. Momen ini menjadi bagian paling emosional, ketika suasana berubah menjadi sangat cair dan penuh kekeluargaan.

Salah satu undangan yang hadir, dengan khitmat dan menikmati acara demi acara
Salah satu undangan yang hadir mengungkapkan kesannya.

“Dari awal macapat sampai momen saling memaafkan, semuanya terasa dalam dan menyentuh. Ini bukan sekadar acara, tapi pengalaman batin,” tuturnya.

Menjelang akhir acara, suasana kembali meriah dengan pembagian doorprize. Setiap undangan yang hadir sebelumnya telah menerima kupon undian, dan berbagai hadiah menarik dibagikan sebagai bentuk apresiasi panitia.

Melalui kegiatan ini, Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog kembali menunjukkan eksistensinya sebagai penjaga tradisi sekaligus perekat sosial, menghadirkan harmoni budaya dan kebersamaan yang relevan di tengah kehidupan modern.

Lebih baru Lebih lama
🌙 Ucapan Idul Fitri 1447 H 🌙
Selamat Idul Fitri 1447 H - LensaNuswara.my.id