Surabaya.LensaNuswara.my.id – Perayaan Paskah Persatuan Seluruh Pendeta Indonesia Raya (PSPI-R) DPC Surabaya berlangsung khidmat dan penuh makna pada Kamis (30/4/2026) malam. Bertempat di GBI Rock Ambasador, ibadah bertajuk Passover Celebration ini mengangkat tema besar “Ia Telah Bangkit” (Markus 16:6).

Menariknya, kondisi cuaca di Kota Surabaya yang cerah tanpa hujan turut mendukung kelancaran acara sejak awal hingga akhir. Seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, penuh sukacita, dan tanpa kendala berarti.

Sekitar 150 undangan dari berbagai latar belakang gereja dan organisasi Kristen hadir memenuhi ruangan ibadah. Di antaranya Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Luki Krisprianto, S.Th.,M.MPd serta Yordan M. Batara Goa, ST., M.Si yang juga duduk di Komisi A DPRD Jatim. Turut hadir pula perwakilan organisasi seperti Bamag, API, Bamagnas, hingga perwakilan aras PGPI Surabaya.

Ibadah semakin hidup dengan pujian dari paduan suara dan vocal group panitia yang tampil penuh penghayatan. Atmosfer spiritual terasa kuat saat Dr. Juanda menyampaikan firman Tuhan. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa iman, tetapi menjadi titik balik kehidupan manusia menuju pembaruan sejati, sebagaimana tertulis dalam 2 Korintus 5:17.

Ketua panitia, Ps. Marshal Pattiasina, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai seremoni tahunan.

“Kami ingin Paskah ini benar-benar berdampak. Tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga mempererat hubungan antar hamba Tuhan lintas denominasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPC PSPI-R Surabaya, Dr. Ventje Kalalo, M.A., M.Th, Ia menekankan pentingnya kesatuan dalam pelayanan di tengah dinamika kehidupan sosial.

“Kebangkitan Kristus harus menjadi dasar pengharapan sekaligus kekuatan untuk terus bersatu membangun umat,” tegasnya.

Namun, yang menjadi sorotan utama dalam perayaan kali ini bukan hanya ibadah, melainkan aksi nyata kepedulian sosial. PSPI-R DPC Surabaya menyalurkan bantuan kepada 38 hamba Tuhan dan pemimpin gereja yang membutuhkan. Bantuan berupa uang tunai ini diberikan tanpa memandang latar belakang organisasi, baik dari internal PSPI-R maupun dari luar.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Dr. Luki Krisprianto, S.Th., M.MPd 

“Ini adalah wujud nyata nilai iman yang diterjemahkan dalam tindakan. Kepedulian seperti ini sangat penting untuk menjaga solidaritas dan kesejahteraan para pelayan Tuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Yordan M. Batara Goa, ST., M.Si melihat kegiatan ini sebagai contoh positif sinergi antara pelayanan keagamaan dan kepedulian sosial.

“Kegiatan seperti ini layak didukung karena membawa dampak langsung bagi masyarakat, khususnya para hamba Tuhan yang membutuhkan,” katanya.

Salah satu penerima bantuan mengaku terharu atas perhatian yang diberikan.

“Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi bentuk kasih yang kami rasakan. Kami dikuatkan untuk terus melayani,” ujarnya.

Perayaan Paskah PSPI-R Surabaya 2026 ini menjadi bukti bahwa iman tidak berhenti di mimbar, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Dengan cuaca yang bersahabat, dukungan berbagai pihak, serta semangat kebersamaan yang kuat, acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat iman, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Reporter : M. Adi)