Tak ada hasil yang ditemukan

    Memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke 733 : Tarif Parkir Hanya Rp. 733

    Tarif Parkir Hari Jadi Kota Surabaya ke 733 hanya Rp. 733

    Surabaya.LensaNuswara.my.id || – Kota Surabaya kembali membuktikan diri sebagai pionir 
    dalam transformasi digital layanan publik di Indonesia. Menyambut momentumbersejarah Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke-733 pada tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meluncurkan sebuah program inovatif yang menggabungkan kemeriahan pesta kota dengan edukasi teknologi finansial.

    Melalui kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya resmi memberlakukan promo tarif parkir digital yang sangat terjangkau, yakni hanya sebesar Rp. 733.

    Program yang berlangsung selama periode 9 hingga 16 Mei 2026 ini bukan sekadar kebijakan populis untuk menarik minat warga dalam merayakan hari lahir kota tercinta. Lebih jauh dari itu, kebijakan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekosistem transaksi non-tunai (cashless society) di tengah masyarakat. Dengan memanfaatkan momentum HJKS, Pemkot Surabaya berupaya menciptakan budaya baru dalam berinteraksi dengan layanan publik yang lebih praktis, cepat, dan transparan.

    "Melalui momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733, kami ingin menghadirkan pelayanan yang semakin mudah dan modern bagi masyarakat. Cukup membayar Rp733 menggunakan QRIS, masyarakat sudah dapat menikmati layanan parkir di sejumlah titik yang telah ditentukan." ungkap Trio Wahyu Bowo, Plt. Kepala Dishub Kota Surabaya.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, dalam keterangan resminya pada Sabtu (9/5/2026), menekankan bahwa inisiatif ini adalah hasil sinergi lintas instansi. Menurutnya, penerapan tarif khusus ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi layanan publik hingga ke level mikro, seperti retribusi parkir. Integrasi dengan sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) memastikan bahwa setiap rupiah yang dibayarkan oleh warga langsung tercatat dalam sistem keuangan daerah, yang pada gilirannya akan meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah dan meningkatkan ketertiban di lapangan.

    Fleksibilitas promo ini mencakup berbagai jenis layanan parkir yang dikelola oleh Dishub. Warga dapat menikmati tarif spesial ini di Tempat Khusus Parkir (TKP), parkir di Tepi Jalan Umum (TJU), hingga layanan eksklusif seperti parkir valet di kawasan tertentu. Namun, perlu dicatat bahwa untuk lokasi yang menerapkan sistem parkir progresif, tarif Rp733 ini hanya berlaku untuk dua jam pertama penggunaan. Setelah melewati batas waktu tersebut, tarif akan kembali mengikuti ketentuan progresif normal yang berlaku di lokasi masing- masing. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga sirkulasi kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan di satu titik lokasi.

    Selain aspek kemudahan akses, Trio Wahyu Bowo juga menggarisbawahi pentingnya aspek edukatif dari program ini. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, literasi keuangan digital menjadi keterampilan yang krusial bagi warga kota. Dengan memberikan insentif tarif yang sangat murah, masyarakat yang sebelumnya mungkin ragu atau belum terbiasa menggunakan dompet digital, kini terdorong untuk mencoba dan merasakan efisiensi transaksi non-tunai secara langsung.

    Daftar Lokasi Tempat Khusus Parkir (TKP) Promo Rp733:

    Convention Hall, Gedung Balai Pemuda, Hitech Mall, Lapangan Hockey, LapanganThor, Mangrove Gunung Anyar, Park and Ride Adityawarman, Park and Ride Arif RahmanHakim, Park and Ride Genteng Kali, Park and Ride Kertajaya, Park and Ride Mayjend Sungkono, Parkir Bus Wisata Religi Ampel, Pasar Karah, Pasar Tambangan, RSUD Eka Chandrarini, Siola Gedung, Taman Harmoni, Taman Prestasi, THP Kenjeran Utara dan Selatan, UPTSA Timur, Wisata Taman Bulak, Wisata Tugu Pahlawan, Event Gedung Wanita Kalibokor, Event SUBEC (Surabaya Expo Center), hingga Event Gelora Bung Tomo.

    Lokasi Tepi Jalan Umum (TJU) & Valet:

    Jalan Sedap Malam, Jalan Jimerto, Jalan Taman Bungkul, Jalan Serayu, Jalan Progo, dan Layanan Parkir Valet di kawasan Jalan Tunjungan.

    Seiring dengan semaraknya HJKS ke-733, Pemkot Surabaya berharap program ini mampu menjadi motor penggerak transformasi digital yang lebih luas. Harapannya, setelah periode promo berakhir, masyarakat tetap konsisten menggunakan pembayaran digital dalam berbagai transaksi harian mereka. Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur bagi pengembangan layanan publik berbasis teknologi lainnya di masa depan. Surabaya tidak hanya ingin menjadi kota yang merayakan usianya yang panjang dengan pesta pora, tetapi juga dengan lompatan kualitas layanan yang semakin memanjakan warganya melalui inovasi dan modernisasi berkelanjutan.

    Dengan adanya kemudahan ini, warga Surabaya diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai rangkaian acara perayaan tanpa perlu khawatir soal kendala parkir. Efisiensi waktu yang didapat dari transaksi digital memungkinkan masyarakat untuk lebih menikmati momen kebersamaan di berbagai pusat kegiatan kota, mulai dari wisata religi di Ampel hingga kemegahan acara di Surabaya Expo Center (SUBEC) dan Gelora Bung Tomo.

    Posting Komentar

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال