1. Hari Kekayaan Intelektual Sedunia (World Intellectual Property Day)
Latar Belakang & Sejarah
Hari Kekayaan Intelektual Sedunia diperingati setiap 26 April dan pertama kali dideklarasikan oleh World Intellectual Property Organization (WIPO)—badan khusus PBB yang menangani Hak Kekayaan Intelektual—pada tahun 2000. Tanggal 26 April dipilih karena bertepatan dengan berlakunya Konvensi Pembentukan WIPO pada 26 April 1970.
Tujuan & Makna
Peringatan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang pentingnya perlindungan kekayaan intelektual (KI) dalam mendorong inovasi dan kreativitas.
- Memberikan sarana bagi peneliti, penemu, seniman, dan pelaku bisnis untuk melindungi karya mereka secara hukum dan mendapatkan manfaat ekonomi.
- Menyeimbangkan sistem KI yang menghargai pencipta sekaligus memastikan masyarakat mendapat manfaat dari inovasi tersebut.
7 Jenis Kekayaan Intelektual Menurut WIPO:
1. Hak Cipta
2. Paten
3. Merek dan Indikasi Geografis
4. Desain Industri
5. Varietas Tanaman
6. Rahasia Dagang
7. Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu
Regulasi di Indonesia
Indonesia telah mengatur HKI melalui berbagai undang-undang, seperti UU No. 28/2014 tentang Hak Cipta, UU No. 13/2016 tentang Paten, dan UU No. 20/2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.
2. Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (Indonesia)
Latar Belakang
Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) diperingati setiap 26 April di Indonesia dan diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak 2017. Peringatan ini juga memperingati 10 tahun berlakunya UU No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Tujuan Utama
- Membudayakan latihan kesiapsiagaan bencana secara serentak di seluruh Indonesia.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mitigasi dan tanggap darurat bencana.
- Mendorong partisipasi aktif masyarakat, pemerintah, dan swasta dalam membangun ketangguhan bangsa menghadapi bencana.
3. Hari Kesehatan Wanita Sedunia (World Women's Health Day)
Latar Belakang
Hari Kesehatan Wanita Sedunia diperingati setiap **Jumat terakhir bulan April** (bukan tanggal tetap 26 April). Peringatan ini pertama kali digagas untuk menyoroti isu kesehatan spesifik yang dihadapi perempuan di seluruh dunia.
Tujuan & Fokus Kampanye
- Mendorong perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri, termasuk pemeriksaan rutin dan deteksi dini penyakit.
- Meningkatkan akses perempuan terhadap layanan kesehatan reproduksi, mental, dan pencegahan penyakit kronis.
- Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya dukungan psikologis dan emosional bagi kesejahteraan perempuan.
4. Bencana Chernobyl (26 April 1986)
Kronologi Kejadian
Pada 26 April 1986 pukul 01:23:40 waktu setempat, Reaktor Nomor 4 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chernobyl di dekat Pripyat, Ukraina (saat itu Uni Soviet), meledak saat dilakukan uji coba sistem pendingin darurat. Lonjakan daya tak terkendali menyebabkan tangki reaktor pecah, diikuti ledakan uap dan kebakaran grafit yang berlangsung seminggu.
5. Wafatnya Ki Hajar Dewantara (26 April 1959)
Profil Singkat
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, yang kemudian dikenal sebagai Ki Hajar Dewantara, lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 Ia adalah aktivis pergerakan, jurnalis, dan pelopor pendidikan nasional Indonesia.
Kontribusi Utama bagi Pendidikan Indonesia
1. Mendirikan Taman Siswa (1922) Perguruan nasional pertama yang menyediakan pendidikan inklusif bagi rakyat pribumi, dengan filosofi "Tut Wuri Handayani" (dari belakang memberi dorongan).
2. Menggagas Trilogi Pendidikan :
- *Ing Ngarso Sung Tuladha* (di depan memberi teladan)
- *Ing Madya Mangun Karsa* (di tengah membangun semangat)
- *Tut Wuri Handayani* (di belakang mendukung)
3. Menjadi Menteri Pengajaran pertama (1945) dalam Kabinet Presidensial Soekarno.
Akhir Hayat
Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959 di Yogyakarta dalam usia 69 tahun. [[40]] Atas jasanya, Pemerintah RI menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional dan menjadikan hari kelahirannya (2 Mei) sebagai Hari Pendidikan Nasional.
6. Wafatnya Ustadz Jeffry Al Buchori (Uje) – 26 April 2013
Profil Singkat
H. Muhammad Jeffry Al Buchori, akrab dipanggil Uje, lahir 12 April 1973 di Jakarta. Ia dikenal sebagai "ustad gaul" yang dekat dengan kalangan muda, dengan gaya dakwah santai, suara merdu, dan pakaian khas "baju koko Uje".
Kronologi Kecelakaan Maut
Kamis, 25 April 2013, 23.00 WIB - Uje ngopi dengan adik dan teman di Kemang, Jakarta Selatan. Setelah acara, ia berkendara motor Kawasaki ER-6N 650 cc untuk "cari angin".
Jumat, 26 April 2013, 01.00 WIB - Di Jl. Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, motor Uje menabrak trotoar dan pohon palem. Ia mengalami luka berat di kepala.
01.30 WIB Uje dibawa ke RS Pondok Indah, namun dinyatakan meninggal dunia.
03.30–03.50 WIB Jenazah divisum di RS Fatmawati; penyebab kematian: luka luar akibat kecelakaan tunggal.
Pemakaman & Duka Nasional
- Ribuan pelayat menghadiri pemakaman Uje di TPU Karet Tengsin, Jakarta, usai salat Jumat.
- Ia meninggalkan seorang istri dan empat anak.
- Wafatnya Uje di usia 40 tahun menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara dan keteladanan dalam menjaga amanah dakwah.
Kutipan Inspiratif Uje
"Hidup ini hanya sekali. Manfaatkan untuk kebaikan, karena kita tidak tahu kapan ajal menjemput."
---
Catatan Redaksi :
Semoga rangkuman ini bermanfaat untuk menambah wawasan sejarah dan inspirasi dari peristiwa-peristiwa penting pada tanggal 26 April!
