| Poster film Pelangi di Mars |
Surabaya.lensanuswara.my.id || Film Pelangi di Mars menjadi salah satu tontonan keluarga yang hadir di bioskop Indonesia pada momen Lebaran 2026. Mengusung genre fiksi ilmiah, film ini mencoba menghadirkan nuansa baru dalam industri perfilman Tanah Air dengan visual futuristik dan cerita petualangan di luar angkasa.
Film ini merupakan produksi dari beberapa rumah produksi besar Indonesia, antara lain:
- Mahakarya Pictures (utama)
- MBK Productions
- Produksi Film Negara
- RANS Entertainment
- Guava Film, DossGuavaXR Studio, dan A&Z Films
Produksi film ini cukup ambisius karena menggunakan teknologi Extended Reality (XR) yang menggabungkan live-action dengan dunia virtual 3D
- Sutradara: Upie Guava
- Penulis: Upie Guava & Alim Sudio
- Messi Gusti
- Lutesha
- Rio Dewanto
- Livy Renata
- Myesha Lin
Film ini berlatar masa depan sekitar tahun 2090, ketika Bumi mengalami krisis air akibat monopoli perusahaan besar. Manusia kemudian mulai membangun koloni di planet Mars.
Cerita berfokus pada Pelangi, seorang anak yang menjadi manusia pertama yang lahir dan besar di Mars. Ia menjalani petualangan bersama robot untuk mencari mineral langka bernama Zeolith Omega yang diyakini mampu menyelamatkan Bumi dari krisis air.
Kelebihan Film
1. Visual futuristik dan teknologi baru
Penggunaan XR dan Unreal Engine membuat tampilan Mars terasa lebih hidup dan modern dibanding film lokal pada umumnya.
2. Tema unik untuk film Indonesia
Mengangkat genre sci-fi keluarga yang masih jarang di Indonesia, sehingga terasa segar.
3. Pesan moral kuat
Cerita tentang krisis air dan penyelamatan Bumi memberikan nilai edukatif, terutama untuk penonton anak-anak.